PP NO. 8 TAHUN 2021

MODAL DASAR PERSEROAN SERTA PENDAFTARAN PENDIRIAN, PERUBAHAN, DAN PEMBUBARAN PERSEROAN YANG MEMENUHI KRITERIA UNTUK USAHA MIKRO DAN KECIL (Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2021)

Bagi pelaku usaha yang akan melakukan pendaftaran izin untuk usahanya seperti pendirian Perusahaan berjenis Perseroan Terbatas (PT) ataupun sebuah Commanditaire Venootschap atau Perseroan Komanditer (CV) ataupun sebuah badan hukum maka pelaku usaha tersebut harus mengetahui dan memahami beberapa aturan mengenai ini, diantaranya aturan mengenai “Modal Dasar Perseroan serta Pendaftaran Pendirian”.

Berdasarkan PP No. 8 Tahun 2021 yang dimaksud Perseroan Terbatas, yang selanjutnya disebut Perseroan adalah badan hukum yang merupakan persekutuan modal, didirikarr berdasaikan perjanjian, melakukan kegiatan usaha dengan modal dasar yang seluruhnya terbagi dalam saham atau badan hukum perorangan yang memenuhi kriteria usaha mikro dan kecil sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan mengenai usaha mikro dan kecil.

Perseroan yang memenuhi kriteria untuk usaha mikro dan kecil berdasarkan Pasal 2 ayat (1) PP No. 8 Tahun 2021 terdiri atas:
a. Perseroan yang didirikan oleh 2 (dua) orang atau
lebih; dan
b. Perseroan perorangan yang didirikan oleh 1
(satu) orang.

terkait Besaran modal dasar Perseroan sebagaimana dimaksud diatas ditentukan berdasarkan
keputusan pendiri Perseroan.

selanjutnya, berdasarkan Pasal 4 ayat (1) dan (2) PP. No. 8 Tahun 2021 menyatakan bahwa Modal dasar Perseroan harus ditempatkan dan disetor penuh paling sedikit 25%(dua puluh lima persen) yang dibuktikan dengan bukti penyetoran yang sah; dan Bukti penyetoran yang sah wajib disampaikan secara elektronik kepada Menteri dalam waktu paling lama 60 (enam puluh) Hari terhitung sejak tanggal:
a. akta pendirian Perseroan untuk Perseroan; atau
b. pengisian Pernyataan Pendirian untuk Perseroan
perorangan.

Sumber: Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 8 Tahun 2021.